Lompat ke isi utama

Berita

Sambangin Kecamatan Samarinda Kota, Bawaslu Harapkan Informasi Netralitas ASN Tersampaikan Hingga Struktur Terbawah

Ketua Bawaslu Kota Samarinda, Abdul Muin, bersama Anggota Bawaslu, Padlansyah saat berdiskusi dengan Camat Samarinda Kota, Handayani, S.Sos., M.Si., Sekcam Achmad Ridjani, serta Kasi Pemerintahan Agus Soebiantoro.

Ketua Bawaslu Kota Samarinda, Abdul Muin, bersama Anggota Bawaslu, Padlansyah saat berdiskusi dengan Camat Samarinda Kota, Handayani, S.Sos., M.Si., Sekcam Achmad Ridjani, serta Kasi Pemerintahan Agus Soebiantoro.

Samarinda, Bawaslu Kota Samarinda – Dalam upaya memperkuat pilar pengawasan partisipatif, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Samarinda melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kecamatan Samarinda Kota pada Senin (9/2/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka konsolidasi demokrasi guna memastikan kesiapan dan kesamaan persepsi antara pengawas pemilu dan pemangku kepentingan di tingkat wilayah.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Samarinda, Abdul Muin, bersama Anggota Bawaslu, Padlansyah, disambut hangat oleh Camat Samarinda Kota, Handayani, S.Sos., M.Si., Sekcam Achmad Ridjani, serta Kasi Pemerintahan Agus Soebiantoro.

Dalam arahannya, Abdul Muin menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah krusial untuk menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia juga memberikan kilas balik mengenai kondisi pengawasan pada Pilkada 2024 di wilayah tersebut sebagai bahan evaluasi bersama.

"Kunjungan ini merupakan bagian dari konsolidasi demokrasi Bawaslu untuk memastikan semua pihak memiliki garis koordinasi yang sama. Kami menekankan pentingnya netralitas ASN dan belajar dari dinamika pengawasan Pilkada 2024 lalu agar kualitas demokrasi kita terus meningkat," tegas Abdul Muin.

Anggota Bawaslu Samarinda, Padlansyah, menambahkan bahwa silaturahmi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam agar tidak ada ASN yang terjebak dalam politik praktis akibat ketidaktahuan regulasi.

"Kami tidak ingin ada pelanggaran hanya karena ketidaktahuan terkait batasan yang ada. Informasi ini harus tersampaikan hingga ke struktur paling bawah agar demokrasi kita berjalan bersih," jelas Padlansyah.

Menyikapi hal tersebut, Camat Samarinda Kota, Handayani, menyatakan dukungannya terhadap langkah proaktif Bawaslu. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat mengawal proses demokrasi, baik di tingkat nasional maupun lokal.

"Kami sangat mendukung konsolidasi demokrasi yang dilakukan Bawaslu ini. Semoga sinergi ini berjalan baik demi tegaknya demokrasi, khususnya di wilayah Kota Samarinda," tutur Handayani.

Diskusi juga berkembang hangat mengenai teknis penertiban Alat Peraga Kampanye (APK). Pihak kecamatan menekankan bahwa komunikasi yang baik antara Panwaslu Kecamatan dan peserta Pemilu adalah kunci penyelesaian kendala di lapangan. Pertemuan diakhiri dengan penyerahan Buku Jejak Pengawasan dan Lensa Pengawasan sebagai simbol transparansi kinerja Bawaslu kepada pihak kecamatan.(*)

Penulis & Foto : Mahendra S.

Tag
Berita